China Tawarkan RI Kerja Sama Pertahanan

Perdana Menteri China Wen Jiabao menawarkan pemerintah RI untuk melakukan kerja sama pertahanan dengan pemerintah China. Tawaran itu disampaikan Wen Jiabao kepada Wakil Presiden Boediono, yang menemuinya di Komplek Perkantoran Lembaga Negara di Beijing, China, Rabu (20/10/2010) siang.

Hal itu disampaikan Menteri BUMN Mustafa Abubakar, yang mendampingi keterangan pers Wakil Presiden Boediono, seusai bertemu dengan PM China Wen Jiabao.

“PM China mengajak bekerja sama di bidang pertahanan seperti pelatihan, alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan lainnya,” ujar Mustafa.

Menurut Mustafa, mengingat pemerintah Indonesia tengah membangun industri strategis seperti perkapalan dan alutsista, maka Kementerian BUMN juga menawarkan kerja sama pembangunan kapal yang kini tengah dibangun oleh PT Dok Perkapalan. “Karena itu, saya tawarkan juga kerja sama pembangunan kapal dan lainnya,” tambah Mustafa.

Menteri Perindustrian MS Hidayat juga mengatakan akan adanya kerja sama dalam pembangunan kapal yang bisa digunakan untuk komersial dan pertahanan.

Namun, saat pers meminta penjelasan lebih jauh kepada Wapres, Boediono langsung menyatakan belum bisa diberikan penjelasan tambahan. “Belum ada elaborasinya, karena baru tawaran saja,” ujar Wapres.

Dalam pertemuan selama setengah jam itu, Wapres Boediono didampingi Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dan Menteri BUMN Mustafa Abubakar serta Duta Besar RI di Beijing Imron Cotan. Sementara PM Wen Jiabao juga didampingi sejumlah menterinya.